Posts

Kegunaan magnet neodymium sering diaplikasikan pada elektronik, sumber : wikipedia

Tentu anda mengenal magnet bukan? Semenjak ditemukan oleh manusia, pemanfaatannya semakin luas. Hal tersebut karena selain karena sifatnya yang alami, kemagnetan juga dapat dibuat dengan menggunakan benda tertentu. Dan saat ini salah satu yang semakin dimaksimalkan adalah kegunaan magnet neodymium.

Dalam kehidupan manusia, pemanfaatan magnet telah diaplikasikan pada berbagai hal. Alat-alat seperti bel listrik, dinamo sepeda, kompor, kulkas dan masih banyak lagi telah menggunakannya. Hal tersebut selain karena salah satu sifatnya magnet dapat menarik benda tertentu, juga sangat efektif jika dipadukan dengan listrik.

Hingga saat ini telah diciptakan berbagai macam bentuk magnet. Dari berbentuk silinder, persegi hingga U. masing-masing bentuk tersebut telah disesuaikan dengan pengaplikasiannya. Namun secara menyeluruh magnet hanya terbagi menjadi dua yaitu alami dan buatan.

Salah satu magnet alami yang memiliki kekuatan besar adalah magnet neodymium. Namun walaupun memiliki kekuatan permanen dan alami karena berasal dari tanah jarang, cetakan produk pun telah disesuaikan oleh pabriknya. Sehingga tetap ada campur tangan dari manusia.

Kegunaan magnet neodymium semakin terasa, sumber : unsplash.com

Magnet memiliki banyak manfaat dalam kehidupan, sumber : unsplash.com

Kemunculan Magnet Neodymium

Awal kemunculan jenis magnet ini bermula dari penemuan seorang kimiawan Austria yang bernama Carl Auer Von Welsbach. Pada tahun 1885 dirinya menemukan senyawa bijih mineral monasit dan bastnasite. Walaupun sudah memiliki sifat menarik benda di sekitarnya, namun belum bisa digunakan secara maksimal.

Dalam perkembangannya senyawa tersebut kemudian dikenal dengan nama neodymium. Pemanfaatannya pun pada mulanya secara luas digunakan untuk pewarna kaca sekitar tahun 1927. Warna alami ungu kemerahan membuat banyak yang menyukainya, terlebih warna pun dapat berubah sesuai dengan pencahayaan yang didapatkan.

Untuk mendapatkan pemanfaatan yang lebih luas, pada tahun 1982 Sumitomo Special Metal dan General Motor akhirnya mempelopori magnet dalam bentuk yang khas. Dengan memadukan besi, boron dan neodymium terciptalah magnet permanen yang dikomersialkan. Pemanfaatan pun semakin luas seperti sekarang ini.

Karena besarnya pemanfaatannya dalam peradaban modern, saat ini penambangan terbesar berada di Cina. Selain karena memiliki lahan luas, pemegang kewenangan juga dalam pengawasannya. Besarnya pemanfaatan karena memang jenis magnet ini memiliki nilai lebih baik dalam hal kekuatan maupun produk.

Kegunaan magnet neodymium sering diaplikasikan pada elektronik, sumber : wikipedia

Magnet dengan kekuatan besar, sumber : wikipedia

Manfaat Magnet Neodymium untuk Kesehatan

Manfaat magnet telah diketahui sejak awal kemunculannya. Salah satunya adalah untuk membantu penyembuhan terhadap penyakit. Namun tidak semua dapat digunakan dalam dunia kesehatan. Pasalnya standar yang dibutuhkan dalam dunia kesehatan adalah magnet yang memiliki tegangan antara 800 hingga 3000 gauss.

Hal tersebut karena teori dalam penyembuhan menggunakan media ini adalah membebaskan ion yang terisolasi oleh rasa sakit. Dengan menggunakan magnet, maka ion yang memiliki kandungan kemagnetan di dalamnya akan terangkat. Caranya adalah dengan menempelkan magnet pada permukaan kulit bagian tubuh yang terasa sakit.

Dalam magnet neodymium terdapat tekanan antara 5.000 hingga 12.000 gauss. Dengan demikian jenis ini bisa dimanfaatkan dalam dunia kesehatan. Namun tentu dengan besarnya tegangan yang dimilikinya tidak bisa dilakukan oleh sembarang orang. Perlu tenaga ahli agar penggunaan lebih efektif.

Namun tidak semua orang bisa melakukan terapi menggunakan media ini. Bagi mereka yang memiliki alat bantu jantung, sebaiknya menghindari terapi ini agar tidak mendapatkan resiko yang besar. Sebagaimana dengan media lain, tentu resiko tetap ada pada media ini.

Kegunaan magnet neodymium salah satunya untuk terapi, sumber : okezone.com

Selain untuk terapi masih tersimpan kegunaan lain, sumber : okezone.com

Kegunaan Magnet Neodymium dalam Kehidupan

Selain memiliki manfaat dalam dunia kesehatan, magnet jenis ini juga memiliki segudang manfaat lain. Beberapa diantaranya adalah dalam dunia bangunan dan elektronik. Sebagai pemilik tegangan permanen dan kuat, hal tersebut bukanlah hal yang mengherankan.

Seperti yang telah disinggung diatas, penggunaan neodymium pada mulanya diaplikasikan pada kaca. Interaksi pita penyerapan cahaya yang tajam darinya membuat kesan elegan dan menawan. Beberapa emisi pita pencahayaan yang terkandung di dalamnya antara lain merkuri dan europium trivalen.

Dan yang paling populer adalah magnet ini digunakan dalam berbagai macam alat elektronik. Yang dapat dengan mudah anda temukan adalah pada mikrofon, hardisk komputer, headset dan masih banyak lagi. Dengan memiliki tegangan yang tinggi, selain dapat meningkatkan kualitas suara juga termasuk awet saat digunakan.

Dengan adanya kemajuan yang terus dicapai oleh manusia, maka tidak menutup kemungkinan pemanfaatannya akan lebih besar. Sehingga produksi terus berlangsung hingga kini serta permintaan pasar juga semakin besar. 

Perbedaan Magnet Neodymium dan Magnet Biasa

Meskipun hingga saat ini kedua jenis magnet ini masih digunakan dalam kehidupan manusia, namun keduanya memiliki perbedaan. Perbedaan tersebutlah yang menjadikan variasi, karena para pengguna memiliki kecenderungan masing-masing.

Sebagaimana yang telah disinggung di awal, bahwa tegangan yang ada pada magnet neodymium antara 5.000 hingga 12.000 gauss. Namun kelemahan jenis ini adalah suhu curie rendah yang dimilikinya. Karakter suhu buruk tersebut terkadang berpengaruh pada mudahnya korosi bahkan hingga menjadi bubuk.

Sedangkan pada magnet biasa anda akan menemukan tegangan 800 hingga 1000 gaus. Magnet biasa atau yang sering disebut ferit ini memiliki resistivitas yang tinggi jika menyangkut listrik. Maka dari itu jenis ini dikenal tetap stabil pada frekuensi tinggi dengan arus lemah.

Dengan adanya perbedaan di atas dalam satu sisi menjadi keuntungan tersendiri bagi manusia. Selain bisa memilih sesuai kebutuhan, manusia juga bisa menyesuaikan dengan keadaan dana yang dimiliki. Dan jika anda masih ragu untuk menentukan pilihan, kami CV Gauss Magnet Indonesia siap membantu anda. Baik konsultasi, jasa ataupun pemesanan produk.

 

 

Magnet Neodymium

Magnet neodimium merupakan jenis magnet tanah jarang yang paling banyak digunakan. Magnet permanen terbuat dari paduan neodimium, besi,
dan boron untuk membentuk struktur kristal tetragonal Nd2Fe14B. Magnet neodimium jenis magnet permanen terkuat. Karena proses pembuatan yang berbeda, magnet neodymium terbagi menjadi dua, yaitu magnet NdFeB yang disinter dan magnet NdFeB yang terikat. Magnet ini telah mengganti jenis magnet lain dalam banyak aplikasi dalam produk modern yang membutuhkan magnet permanen yang kuat, seperti dinamo listrik pada alat nirkabel, cakram keras, dan pengencang magnetik.

Neodimyum adalah logam yang bersifat feromagnetik (lebih khusus menunjukkan sifat antiferromagnetik), yang berarti layaknya besi, neodymium dapat dimagnetisasi untuk menjadi magnet, jika magnet neodymium ditempatkan pada suhu yang panas maka kekuatan magnet yang dimiliki berkurang, jadi dalam bentuk murni magnetnya hanya muncul pada suhu yang sangat rendah. Tetapi jika kita membuat paduan neodymium dengan beberapa logam transisi seperti besi, kita dapat meningkatkan daya tarik material ini. Bentuk yang ditingkatkan ini adalah apa yang kita sebut “magnet neodymium”.

Ada beberapa faktor yang menentukan kekuatan magnet ini. Faktor utama adalah struktur kristal tetragonal dari paduan ini. Selain itu, atom neodymium juga memiliki momen dipol magnetik karena kehadiran 4 elektron tidak berpasangan. Selain itu, magnet-magnet ini memiliki remanensi yang sangat tinggi (kekuatan medan magnet), koersivitas (ketahanan material untuk mengalami kerusakan magnetik) dan produk energi (kepadatan energi magnetik). Tetapi suhu Curie (bahan di mana magnet kehilangan magnetnya) relatif rendah.

Kami CV Gauss Magnet Indonesia menyediakan magnet tersebut dengan beberapa ukuran. Silahkan untuk menghubungi sales kami untuk melakukan diskusi lebih lanjut.

CV Gauss Magnet Indonesia
Apartment Cibubur Village Ruko KA 01-17, Jl. Radar Auri No. 1 Kel. Cibubur, Kec. Ciracas, Jak-Tim, 13720.
Whatsapp : 0838-7496-8194
Email : sales.gmi20@gmail.com

Magnet adalah sebuah batuan yang memiliki kemampuan bisa menarik benda-benda tertentu. Kata magnet sendiri berasal dari bahasa Yunani, yaitu magnitis lithos. Kata itu memiliki arti batu Magnesian. Magnesian atau Magnesia adalah sebuah kota di wilayah Yunani. Sekarang kota ini berubah namanya menjadi Manisia yang terletak di wilayah Turki. Pada zaman prasejarah, di Magnesia ditemukan banyak sekali kandungan magnet.

Logam yang sangat mudah ditarik magnet adalah ferromagnetic seperti baja besi dan nikel, paramagnetic adalah logam yang ditarik lemah oleh magnet seperti timah, alumunium, dan lain lain, dan terakhir adalah diamagnetic adalah logam atau benda yang tidak dapat ditarik oleh magnet seperti seng, kertas ataupun plastik.

Berdasarkan jenis magnet terdiri dari magnet yang sifatnya soft dan sifatnya hard, sifat tersebut ditentukan dari nilai kekuatan medan magnet yang ditimbulkan, saat ini magnet dengan nilai kekuatan magnetnya tinggi adalah tipe Neodymium Iron Boron (NdFeB) di mana magnet ini cukup kuat dari korosi. Berikut ini adalah jenis-jenis magnet yang dibagi berdasarkan asalnya:

1. Magnet Alami

Seperti namanya, magnet alami adalah magnet yang terbentuk oleh alam tanpa adanya campur tangan manusia. Magnet jenis ini adalah magnet yang ditemukan oleh penduduk Magnesia di zaman lampau. Biasanya magnet alami berupa batu-batuan.

2. Magnet Buatan

Kebalikan dari magnet alami, magnet buatan adalah magnet yang sengaja dibuat oleh manusia. Hal ini dilakukan seiring meningkatnya kebutuhan magnet. Karena buatan, magnet jenis ini memiliki bentuk, seperti magnet ladam atau tapal kuda, magnet jarum, magnet batang, magnet silinder, dan lain-lain. Magnet buatan biasanya dibuat dari besi, baja, atau bahan jenis logam lainnya. Magnet buatan ada yang sifatnya sementara dan ada juga yang tetap. Magnet sementara kemagnetannya bisa hilang dengan mudah, berbeda dengan magnet buatan yang tetap atau permanen. Magnet sementara biasanya dibuat dengan cara menggosok benda, induksi, atau dengan arus listrik.

Silahkan klik disini untuk melihat katalog magnet yang kami sediakan dan kami menerima customize juga. silahkan diskusi dengan sales kami.

CV Gauss Magnet Indonesia
Apartment Cibubur Village Ruko KA 01-17, Jl. Radar Auri No. 1 Kel. Cibubur, Kec. Ciracas, Jak-Tim, 13720.
Whatsapp : 0838-7496-8194
Email : sales.gmi20@gmail.com